Minggu, 09 Mei 2010

Proposal Penulisan Ilmiah

PENGARUH MARKETING MIX TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK HERBAL MENGKUDU CV. MORINDA HOUSE BOGOR

BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang
Sebagian besar penduduk Indonesia bermata pencaharian sebagai petani. Karena sektor pertanian di Indonesia cukup memberikan kontribusi besar dalam perolehan devisa non migas Indonesia. Salah satu agribisnis yang ramai digalakkan adalah industri pengolahan Mengkudu dimana hasil olahannya dipercaya memiliki khasiat atau bermanfaat bagi kesehatan. Asal-usul Mengkudu tidak terlepas dari keberadaan bangsa Polinesia yang menetap di kepulauan Samudra Pasifik, yang dipercaya berasal dari Asia Tenggara. Sejak 1500 tahun lalu penduduk kepulauan yang kini disebut Hawai itu mengenal Mengkudu dengan sebutan Noni, bangsa Hawai tersebut meyakini bahwa buah yang bernama latin Morinda Citrifolia tersebut memiliki khasiat dalam mengobati berbagai macam penyakit.
Berdasarkan penampilan fisik buahnya, Mengkudu dapat dibedakan menjadi 2 macam, yakni Mengkudu berbiji dan tidak berbiji. Keduanya berkhasiat obat, tetapi Mengkudu tidak berbiji sangat jarang ditanam atau dikenal orang. Mengkudu yang dikenal juga dengan nama Pace, Lengkudu, Noni, Bangkudu, Cangkudu, dan Magic Plant termasuk tumbuhan dari keluarga kopi-kopian (Rubiciae) dan merupakan tanaman daerah yang memiliki banyak khasiat untuk kesehatan tubuh. Selain sebagai senyawa kimia yang bermanfaat bagi kesehatan, tanaman Mengkudu terutama buahnya juga mengandung berbagai vitamin C dalam konsentrasi yang tinggi, berbagai asam amino, protein, enzim garam-garam mineral dan sebagainya. Kandungan berbagai macam zat dan senyawa kimia yang penting bagi tubuh manusia menjadikan buah Mengkudu terutama yang dapat meningkatkan pertahanan tubuh terhadap berbagai macam penyakit.
Pola makan masyarakat sekarang ini pada umumnya telah jauh menyimpang dibandingkan dengan sekitar satu decade sebelumnya. Salah satu akibatnya adalah tekanan darah tinggi yang dapat menyebabkan stroke. Karena itu, saat ini berbagai jenis obat paten sampai alternatif dicari oleh banyak orang untuk mengobati atau setidaknya untuk mencegah penyakit akibat tekanan darah tinggi tersebut. Salah satu diantaranya ialah obat alternatif berbahan baku buah Mengkudu atau juga disebut buah Pace.
Sedangkan penyelidikan yang dilakukan oleh Dr. Schecter (Institut Pengobatan Alami di California) menghasilkan data-data penting tentang kemampuan ekstrak Mengkudu, diantaranya yaitu merangsang produksi sel T dalam sistem kekebalan tubuh (sel T berperan penting dalam melawan penyakit), memperkuat sistem kekebalan tubuh terutama Makrofag dan Limfosit dari sel darah putih, menunjukan efek anti bakteri, mempunyai efek anti rasa sakit/nyeri (analgesik), menghambat pertumbuhan selsel pra kanker/tumor yaitu dengan kemampuannya menormalkan fungsi sel-sel yang abnormal.
CV. Morinda House memproduksi dua kategori produk, yaitu produk cair (minuman sari Mengkudu) dan kapsul. Untuk produk cair digunakan merek dagang Raos Nusaena, Mengkudu Juice, dan Morinda Bogor. Sedangkan untuk kapsul digunakan merek dagang Morinda Complex (MC), dan Kapsul Kunyit Putih (KP).
Perusahaan CV. Morinda sendiri telah memasarkan produk-produknya. Dalam memasarkan produknya, perencanaan dan pengembangan strategi pemasaran membutuhkan pemahaman mendasar tentang perilaku konsumen. Bentuk keputusan pembelian terhadap merek dan kelompok produk akan tergantung dari tipe konsumen yang dilayani perusahaan yaitu : konsumen akhir dan konsumen industrial atau organisasional. Pemahaman perilaku konsumen secara menyeluruh mencakup tujuh kunci yaitu bahwa perilaku konsumen pada dasarnya adalah suatu proses yang kompleks yang mencakup berbagai aktivitas, peran, dan keterlibatan manusia, pada berbagai keadaan dari pengaruh faktor lingkungan
Di dalam proses penentuan alternative keputusan pada setiap hierarkhi, seorang konsumen juga akan menentukan sumber informasi yang akan dijadikan dasar pengambilan keputusan. Memang, pemahaman terhadap sumber informasi saja dirasa belum cukup. Agar konsumen menjadi puas dan loyal terhadap produk sari buah Mengkudu CV. Morinda House Bogor, konsumen menjadikan variabel marketing mix sebagai pertimbangan untuk membeli produk tersebut.

1.2. Rumusan dan Batasan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, Bagaimanakah Pengaruh Marketing Mix terhadap keputusan pembelian Produk Herbal Mengkudu pada CV. Morinda House Bogor.

1.3. Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Bauran Pemasaran (Marketing Mix) Terhadap Keputusan Pembelian Produk Herbal Mengkudu pada CV. Morinda House Bogor.

1.4. Manfaat Penelitian
Penelitian yang dilakukan ini mudah-mudahan dapat memberikan manfaat positif, baik bagi penulis sendiri, orang lain, maupun pihak-pihak yang berkepentingan lain.
1. Manfaat Akademis
Penelitian ini mempunyai hubungan yang erat kaitannya dengan mata kuliah Dasar Pemasaran dan Manajemen Komunikasi Pemasaran, sehingga dengan melakukan penelitian ini diharapkan penulis dan semua pihak yang berkepentingan dapat lebih memahaminya.
2. Manfaat Praktis
Objek dalam penelitian ini adalah konsumen pemakai produk sari buah Mengkudu, sehingga diharapkan hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan pengambilan keputusan oleh pihak-pihak yang berkepentingan, khususnya konsumen dan perusahaan.

1.5. Metode Penelitian
Dalam melakukan penelitian ini, penulis akan menjelaskan dan menguraikan metode penelitian yang akan digunakan.

1.5.1. Subjek dan Objek Penelitian
Subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat yang tinggal di kota Bogor. Objek yang akan dijadikan penelitian adalah warga kota Bogor pemakai Produk Herbal Mengkudu CV. Morinda House.



1.5.2. Data/Variabel
Dalam penelitian ini penulis akan mengambil sampel konsumen/pelanggan yang menkonsumsi Produk Herbal Mengkudu pada CV. Morinda House Bogor sebanyak 100 orang.

1.5.3. Metode Pengumpulan Data/Variabel
Metode pengumpulan data yang akan dipakai dalam penelitian ini adalah data primer yang dapat dilakukan dengan cara membagikan kuesioner ke setiap responden terpilih.
Teknik pengambilan sampel yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah Teknik Nonprobability Sampling dengan alasan :
1. Jumlah populasi yang tidak diketahui dengan pasti.
2. Teknik ini mudah untuk dikerjakan kapan saja dan dimana saja.
3. Efisien dalam hal waktu dan biaya.

1.5.4. Hipotesis
Berdasarkan tujuan penelitian serta kajian pustaka yang telah diuraikan, maka dapat dirumuskan hipotesis yang akan diuji kebenarannya sebagai berikut:
1. Diduga bahwa Marketing Mix yaitu harga, produk, distribusi dan promosi berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian Produk Herbal Mengkudu pada CV. Morinda House.
2. Diduga faktor harga dan promosi yang paling dominan mempengaruhi keputusan pembelian Produk Herbal Mengkudu.
3. Diduga terdapat perbedaan pengaruh variabel Marketing Mix (harga, produk, distribusi dan promosi) terhadap keputusan pembelian Produk Herbal Mengkudu.

1.5.5. Alat Analisis Yang Digunakan
Alat analisis yang akan digunakan dalam penelitian ini terdiri dari alat analisis deskriptif dan kuantitatif. Untuk analisis deskriptif, yaitu menggambarkan keadaan umum dari responden atau konsumen produk sari buah Mengkudu Kapsul yang terambil sebagai sampel. Sedangkan analisis kuantitatif terdiri dari regresi linier berganda, uji t, uji Fserta koefisien determinasi. Seluruh penghitungan pada analisis data dibantu dengan program komputer SPSS.